Di era digital, karya tidak lagi berhenti di layar ia tumbuh menjadi nilai, peluang, dan keberlanjutan ekonomi. Dunia usaha hari ini menuntut pelaku UMKM untuk tidak hanya mampu memproduksi, tetapi juga mampu bercerita, membangun identitas, dan memanfaatkan ruang digital sebagai pasar yang luas tanpa batas.
Bersama Komunitas Film B’Production, Umah Tani hadir dalam Workshop Digitalpreneur di Rumah BUMN Cilegon untuk berbagi perspektif tentang kewirausahaan berbasis digital. Kegiatan ini juga menjadi ruang diskusi dan sharing bersama para pelaku UMKM olahan kreatif di Kota Cilegon, yang tengah membangun merek lokal dengan semangat inovasi.
Dalam workshop ini, peserta diajak memahami bagaimana membaca peluang pasar digital, menyusun cerita produk yang kuat, serta membangun branding yang autentik agar produk lokal mampu bersaing di tengah arus pasar global. Mulai dari strategi konten, visual storytelling, hingga pemanfaatan media sosial sebagai etalase digital, semua dikemas dalam suasana diskusi yang interaktif dan aplikatif.
Bagi Umah Tani, kegiatan ini menjadi bagian dari komitmen untuk terus mendorong kolaborasi lintas sektor—antara komunitas kreatif, pelaku UMKM, dan dunia pertanian agar tercipta ekosistem ekonomi yang saling menguatkan. Pertanian, kreativitas, dan digitalisasi bukan lagi bidang yang terpisah, melainkan satu kesatuan dalam membangun masa depan ekonomi lokal.
Karena hari ini, kreator bukan hanya tentang berkarya, tetapi tentang mengemas ide, menggerakkan inovasi, dan menumbuhkan nilai ekonomi dari kreativitas.
Dari komunitas, lahir kolaborasi.
Dari kreativitas, tumbuh kemandirian.Umah Tani Agriculture
Ruang belajar, berkarya, dan berinovasi untuk masa depan pangan dan ekonomi lokal.



